CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Rabu, 15 Februari 2012

Resensi Novel Don't Judge A Girl By Her Cover

Resensi Novel Don't Judge A Girl By Her Cover

Judul : Gallagher Girls #3 - Don't Judge A Girl By Her Cover

Pengarang : Ally Carter
Penerbit : Gramedia
Tanggal Penerbitan : 2010-06-03
Bahasa : Indonesia
Halaman : 288
Berat : 288 gram
Sinopsis buku :
Mata-mata punya penyamaran untuk setiap kesempatan.
Mata-mata hebat bisa berubah jadi orang yang berbeda dalam sekejap.
Sejak dulu Cammie Morgan sudah tahu fakta itu. Tetapi baru semester ini Cammie benar-benar menyadari bagaimana mata-mata harus mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata di luar dinding-dinding tinggi mansion Gallgher.
cammie dan teman-temannya di kelas sebelas memang sudah dipersiapkan dengan bak oleh Akademi Gallagher, terutama sejak Mr. Salomon membawa mereka menyusuri lorong bawah tanah menuju Sublevel Dua dan mengajari merek cara menyamar sebaik mungkin.. Tapi Cammie harus mempelajari sendiri satu persatu pelajaran yang terpenting dalam hidup mata-mata: bahwa kau nggak bisa menilai seseorang dari penyamaran yang mereka kenakan... terutama kalau itu menyangkut Zach.

Resensi buku :
Di akhir libur musim panasnya , Cammie Morgan diundang oleh teman sekamarnya, Macey, ke Boston untuk melihat lamgsung acara kampanye ayah Macey sebagai kandidat wakil presiden. Kedua gadis itu sangat bersemangat mengikuti jalannya acara tersebut.
Bersama dengan Preston-putra dari kandidat presiden- dan Cammie, tur di seputar area kampanye yang dipimpin oleh Macey dalam seketika membawa mereka bertiga terjebak di atap gedung, di mana sejumlah teroris yang turun dari helikopter berusaha menangkap mereka.
Awalnya Cammie dan Macie menduga kalau  itu adalah ujian yang diberikan guru sekolah mereka, tapi ternyata para pelakunya bukanlah guru-guru mereka yang sedang menyamar. Mereka adalah penculik asli yang hendak menangkap Preston dan Macey!
Preston yang tidak tahu apa-apa soal Cammie dan Macey yang bersekolah di sekolah mata-mata terbaik sedunia hanya bisa ternganga saat kedua cewek itu mennujukkan keahlian bela diri mereka. Di saat Cammie berjuang menyelamatkan Preston, Cammie sadar kalau yang diincar mereka hanya Macey!
Pada akhirnya, Cammie dan Macey dengan susah payah berhadil menyelamatkan diri dari atap gedung, sekalipun terluka cukup parah.
Di hari pertama sekolah, Cammie masih terguncang dengan aa yang dialaminya di Boston. Sebenarnya siapa yang sedang mengincar Macey? Apakah Macey masih diperbolehkan untuk kembali ke Akademi Gallagher? orangtua Macey sama sekali tidak tahu kalau Akademi Gallagher adalah sekolah mata-mata. Jadi, tentunya Macey takkan bisa kembali tanpa didampingi pengawal.
Namun ternyata ibu Cammie telah mengatur segalanya supaya rahasia Akademi Gallagher tidak diketahui oleh siapapun. Macey kan diijinkan untuk kembali ke Akademi Gallagher bersama seorang pengawa l wanita yang siap melindunginya 24 jam, yang kebetulan adalah alumni dari Akademi Gallagher. Dan kebetulan lagi, pengawal itu adalah adik dari ibu Cammie, bibi Abby.
Cammie sudah lama tidak bertemu bibi Abby sejak ayahnya meninggal, dan banyak hal yang ingin ditanyakannya pada bibinya. Namun, saat ini ada pertanyaan-pertanyaan lain yang lebih mendesak. Misalkan, mengapa ada orang yang mau menangkap Macey?
Dan kemudian semester baru Cammie, Macey, Liz, dan Bex pun dimulai.
Mematikan keamanan Macey menjadi agenda baru bagi Cammie, Liz dan Bex. Di lain pihak, Macey memiliki agendanya tersendiri, yaitu berperan sebagai putri kandidat wkil presiden yang sedang disorot publik akhir-akhir ini. Dan perannya itu mengharuskan Macey bepergian lebih serig daripada yang diharapkan Cammie dkk yang mengkuatirkan keselamatannya, sekalipun Macey telah dijaga oleh Dinas Rahasia yang super andal.
Tak bisa berdiam diri begitu saja, Cammie dkk memutuskan untuk melindungi Macey dengan cara mereka sendiri. Kali ini, Cammie dkk menggunakan segala pelatihan mata-mata yang telah mereka pelajari dalam kehidupan nyata. Masalahnya, bagaimana caranya melinungi Macey sekaligus menyamarkan diri mereka dari pengawal-pengawal Macey?
Yang membuat Cammie bingung, Zach-cowok Institut Blackthrone yang ditaksirnya-tampaknya selalu muncul di manapun Macey berada, terutama dalam beberapa situasi yang mencurigakan. Apakah Zach masih bisa dipercaya? Apakah para pengawal Macey dan Cammie dkk dapat memastikan Macey tetap aman?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar